Saat Hugh Jackman Hidup Lagi di ‘THE GREATEST SHOWMAN’

17 tahun sudah seorang Hugh Jackman menekuni kariernya sebagai mutan bercakar adamantium, Wolverine. Hingga akhirnya pria berusia 49 tahun itu menyudahi kehidupannya sebagai Logan lewat film pamungkas LOGAN (2017) yang sukses besar baik secara komersil dan kualitas. Hampir tujuh bulan mengubur Logan yang memang akhirnya tewas di paruh hidupnya, Jackman pun ‘hidup kembali’.

 

Tak ada lagi sosok Logan yang tua dengan kehidupan menyedihkan diperlihatkan oleh Jackman. Karena pria kelahiran Sydney itu muncul sebagai karakter penuh warna, semangat dan ceria bernama P.T Barnum dalam film THE GREATEST SHOWMAN. Dalam drama musikal itu mengisahkan sosok Barnum yang merupakan pebisnis sirkus Togel singapura sukses dalam sejarah Amerika. Menjadi anak dari seorang pria penjahit keliling, Barnum kecil hidup dalam kesusahan tapi masih memiliki mimpi yang begitu besar.

 

Hingga akhirnya Barnum berjumpa dengan perempuan kaya bernama Charity (Michelle Williams) yang berujung pada cinta dan pernikahan. THE GREATEST SHOWMAN memperlihatkan perjuangan Barnum meraih mimpinya meskipun sering diremehkan lewat balutan aksi tarian dan lagu indah. Menggaet Bill Condon, sutradara BEAUTY AND THE BEAST (2017) sebagai penulis naskah, proyek film ini sudah direncanakan delapan tahun sebelum LA LA LAND (2016). Benj Pasek dan Justin Paul yang meraih Oscar berkat LA LA LAND menciptakan 11 lagu soundtrack THE GREATEST SHOWMAN yang dinyanyikan oleh Jackman sendiri.

 

Logan Yang Sudah Dikubur Oleh Jackman

 

Sembilan film adalah jumlah total Jackman berperan sebagai Logan entah cameo atau peran utama. Ketika Jackman mengumumkan bahwa dia akan pensiun menjadi mutan yang bisa beregenerasi super cepat itu, banyak penggemar yang bersedih. Akan jadi apa Jackman tanpa Logan? Namun comeback-nya dalam THE GREATEST SHOWMAN membuktikan jika Jackman adalah salah satu aktor Hollywood terbaik yang pernah ada.

 

“Dari LOGAN ke THE GREATEST SHOWMAN itu seperti perpindahan dari sesuatu yang suram ke suatu hal baru yang lebih terang. Kami pernah dalam sebuah momen dengan cerita yang gelap. Butuh banyak proses pendalaman bagiku sendiri untuk tenggelam di dalamnya. Dan kemudian beberapa penonton menginginkan antidot (penawar) dari sana. Maka bukan sesuatu yang aneh bila kemudian aku terlibat dalam sebuah peran yang melibatkan banyak cinta dan kebahagiaan di cerita yang baru,” ungkap Jackman panjang lebar seperti dilansir Digital Spy.

 

Kepedihan Jackman Melepaskan Logan

 

Logan memang bagian dari kehidupan seorang Jackman yang tak bisa dipisahkan. Berkat Logan, Jackman meraih popularitas seluruh dunia dan pundi-pundi keuangan cukup tebal. Ayah dua orang anak inipun tak menampik jika Logan adalah peran terbesar yang pernah dia mainkan sepanjang kariernya sebagai aktor. Kepada ABCNews, Jackman pun menjelaskan jika Logan dan Barnum memiliki kemiripan yakni sama-sama memiliki sesuatu untuk diperjuangkan.

 

Kembali mengingat momen perpisahannya dengan Logan, Jackman pun begitu emosional. “Jujur aku sangat gugup melihat penampilan terakhirku sebagai Logan. Ketika sampai pada credit title, harga diri, rasa syukur yang aku rasakan untuk Logan dan untuk semua orang yang pernah bekerja sama denganku, seperti tiba-tiba menyerap. Aku tak bisa menahan air mata saat itu.”

 

Tak heran kalau akhirnya karakter Barnum memang dijadikan Jackman sebagai penawar kepedihannya atas Logan. Dijadwalkan rilis pada akhir Desember 2017, THE GREATEST SHOWMAN sudah memperoleh tiga nominasi Golden Globes 2018. Semoga saja ini jadi awal karier Jackman yang jauh lebih baik.

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *