Month: February 2018

Dugaan Penipuan Umrah Lagi, 4.000 Jemaah Laporkan PT SBL

Masih ingat kasus dugaan penipuan umrah yang dialami puluhan ribu jemaah First Travel? Kasus yang sempat menghebohkan tahun 2017 itu masih berujung panjang. Disebut-sebut penipuan yang dilakukan First Travel sampai menyentuh angka triliunan rupiah yang membuat kedua pemiliknya, Andika Surrachman dan Anniesa Hasibuan dijebloskan ke penjara. Dan rupa-rupanya sejak kasus First Travel mencuat, terungkap belasan biro travel nakal yang bermasalah ke ranah pidana.

 

Di awal Februari 2018 ini, giliran PT Solusi Balad Lumampah (SBL) yang diduga melakukan penipuan. Hal ini membuat kepolisian membuka layanan pengaduan dan sudah ada 4.000 calon jemaah yang melaporkan. “Ada 3.000 sampai 4.000 yang datang atau menelepon langsung ke call center yang kita sediakan,” ujar Kapolda Jawa Barat, Irjen Agung Budi Maryoto.

 

Menurut Irjen Agung, mayoritas pertanyaan yang diajukan ribuan jamaah ini adalah nasib paspor mereka yang disita kepolisian dan uang yang sudah disetor ke PT SBL. Sejauh ini dari hasil penyelidikan Ditreskrimsus Polda Jabar, SBL travel diduga telah menipu lebih dari 12 ribu jemaah umrah yang tidak diberangkatkan dengan total kerugian mencapai 300 miliar rupiah. Diduga kuat uang-uang itu digunakan oleh bos PT SBL, Aom Juang Wibowo untuk kepentingan pribadi.

 

Kantor Cabang SBL Juga Akui Tertipu

 

Tingginya pengaduan ribuan korban membuat kantor-kantor cabang PT SBL kelimpungan. Salah satunya adalah cabang Banyuwangi yang mengaku juga ditipu oleh bos Aom. Tulus Ari Surendra selaku Kepala Cabang PT SBL Banyuwangi kepada Detik mengklaim jika dirinya sudah menyetor uang dalam jumlah besar sebagai syarat mendirikan kantor cabang SBL di Banyuwangi. Tak main-main, uang Bandar Togel Terbesar yang sudah diberikan Tulus untuk Aom mencapai 1,6 miliar rupiah sebagai deposit 60 kursi umrah.

 

“Kalau dari sisi hukum, kita ini sama-sama korbannya. Untuk jadi cabang kami sediakan uang deposit Rp 18 juta x 60 kursi, berapa itu sudah? Dan kami deposit di sana. Tapi saya tetap akan buka seperti biasa untuk melayani tanya jawab seluruh calon jamaah. Saya nggak akan lari,” jelas Tulus. Bahkan demi menunggu kelanjutan kasus hukum Aom, pihaknya berinisiatif untuk menjual aset pribadi sebagai ganti rugi bagi calon jemaah yang sudah membayar tunai.

 

Tulus mengaku siap untuk menjual tanah, mobil dan barang berharga lain karena beban moral dan kepercayaan yang sudah diberikan konsumen kepadanya. Berbeda dengan Tulus, Amung Sunarya selaku pengurus PT SBL cabang Garut malah mengaku jika dirinya sulit untuk mengganti rugi. Amung beralasan jika seluruh uang sudah disetor ke pusat dan tak bisa refund karena kantor pusatnya sudah ditutup.

 

Hidup Mewah Bos SBL

 

Dugaan jika Aom memang melarikan seluruh uang umrah nasabah sepertinya terbukti. Karena Aom pernah beberapa kali berpose dengan mobil mewah seperti Ferrari dan Porsche yang berharga miliaran rupiah. Tak hanya itu saja, Aom juga pernah memamerkan sepeda motor mahal di depan bangunan rumahnya yang juga cukup besar melalui akun Facebook dan Instagram miliknya.

 

Kuat dugaan jika bangunan rumah berwarna hijau itu adalah rumah mewah milik Aom di kawasan Tanjungsari Asri Residence (TSA) di Antapani, kota Bandung. Setelah ditangkap oleh polisi, Aom mengaku jika dirinya memang pernah memiliki kendaraan mewah itu tapi saat ini sudah tak ada lantaran dijual. Kepolisian sendiri berniat melakukan penelusuran atas penjualan barang mewah Aom.

Cuaca Buruk, Hujan Salju Lebat Bikin Paris Tenggelam 12 Cm

Kondisi cuaca yang buruk sepertinya memang tidak hanya dialami penduduk Indonesia saja. Ya, beberapa kawasan di Tanah Air memang tengah mengalami musibah banjir dan longsor karena curah hujan yang sangat tinggi. Namun di luar negeri seperti kawasan Eropa, cuaca buruk juga menjadi momok. Salah satunya adalah ibukota negara Prancis, Paris, yang tengah lumpuh karena hujan salju super lebat.

 

Bahkan salju lebat menyebabkan terganggunya transportasi publik di Paris dan wilayah sekitarnya. Dilaporkan pula jika ratusan orang yang terjebak di jalanan licin penuh es, harus meninggalkan mobil-mobil mereka dan terpaksa tidur di berbagai tempat darurat. Seperti dilansir AFP, sekarang jalan-jalan di Paris dan sekitarnya tertutup salju mencapai ketebalan 12 cm. Sejumlah trem, jalur kereta komuter dan layanan bus pun berhenti beroperasi.

 

Tak cuma itu saja, bandara utama Charles de Gaulle dan Orly di Paris dilaporkan terganggu hingga Rabu (7/2) kemarin. Beberapa jadwal penerbangan terpaksa ditunda sehingga banyak penumpang pesawat harus menanti di bandara. Frederic de Lanouvelle selaku juru bicara Kementrian Dalam Negeri Prancis menyebut jika pihaknya tengah berupaya mengevakuas sekitar 1.500-2.000 orang yang terjebak di jalan raya kawasan selatan Paris.

 

Paris Lumpuh, Pemerintah Siapkan Penampungan

 

Karena tebalnya salju yang memenuhi kawasanan jalanan di Paris, otoritas setempat sampai membuka pusat-pusat penampungan darurat bagi warga togel sgp yang terdamak. Lanouvelle tak menampik jika kini Paris tengah mengalami situasi yang cukup rumit dan luar biasa. Supaya menghindari insiden yang tak diinginkan, Lanouvelle menghimbau agar para sopit tak mengoperasikan kendaraannya hingga Kamis (8/2) kemarin.

 

Lanouvelle menuturkan kalau pemerintah menyiapkan 46 penampungan darurat yang diperuntukkan bagi para tuna wisma dan warga-warga lain yang terperangkap salju. Penampungan itu mampu menampung hingga 1.000 orang. Karena masih banyak orang-orang yang harus terperangkan di stasiun dan bandara, Lanouvelle menyebutkan kalau ada 2.500 staf layanan darurat yang diterjunkan. Dilaporkan pula jika sedikitnya 700 pelancong sampai harus tertahan di stasiun karena memang seluruh sistem transportasi publik masih berhenti.

 

Masih Kalah Dengan Salju Tahun 2010

 

Meskipun hujan salju lebat ini sampai melumpuhkan transportasi dan kehidupan masyarakat, faktanya ada saja pihak yang bersenang-senang. Ya, rupanya ada beberapa pemain ski yang menilai jika hujan salju lebat di Paris adalah sebuah berkah. Dilaporkan jika hari Kamis (8/2) kemarin, beberapa pemain ski tampak santai meluncur di jalan-jalan berbukit Montmartre kota Paris selama beberapa jam lamanya.

 

Salah satu pemain ski yakni Gilles yang sekaligus adalah pendiri Montmartre Ski Club menyebut kalau salju yang menutupi jalanan Paris tahun ini cukup bagus dan halus. Hanya saja jika dibandingkan dengan hujan salju tahun 2010, masih kalah. “Saljunya cukup bagus, sedikit halus. Tapi tidak sehebat saat tahun 2010. Tahun 2010 itu bersejarah,” papar Gilles.

 

Sekedar informasi, musibah hujan salju tebal yang terjadi pada awal Desember tahun 2010 itu memang jadi bencana besar. Kala itu bandara sampai ditutup dan sistem transportasi publik di Paris benar-benar lumpuh total. Bahkan hujan salju tujuh tahun silam itu dianggap sebagai yang terbesar di Prancis sejak tahun 1987. Saat itu ikon wisata Paris, menara Eiffel, terpaksa ditutup untuk umum. Bencana itu sampai membuat jalur transportasi di Eropa lumpuh karena pihak bandara kekurangan cairan peleleh es Glycol sehingga pesawat terbang tidak mampu tinggal landas atau bahkan mendarat.