Lima Besar Box Office di Korea Pekan Ini setelah Avengers: Infinity War

Perlu waktu lebih dari seminggu untuk menurunkan posisi Avengers: Infinity War dari posisi puncak Box Office Korea di pekan ini. Film Marvel tersebut pasalnya masih tercatat menguasai bioskop dengan penayangannya lebih dari 2.200 layar, atau bisa dikatakan 75,59% dari total keseluruhan layar di Korsel.

Akan tetapi tak hanya Avengers: Infinity War saja yakni sebagai film bandar togel online asing yang mampu ‘menjajah’ bioskop-bioskop Korea Selatan. Beberapa film dari Cina dan Eropa yang lainnya juga mampu melesak sampai ke posisi lima teratas.

Menurut data dari Dewan Perfilman Korea yang dilansir dari CNN Indonesia, berikut di bawah ini 5 besar box office Korsel di bawah Avengers: Infinity War dari pendapatan akhir pekan tanggal 4-6 Mei 2018. Apa saja film-film tersebut?

Leo Da Vinci: Mission Mona Lisa

Film ini adalah film animasi yang bercerita tentang perjalanan hidup sosok maestro Leonardo da Vinci di masa mudanya sampai akhirnya bisa terkenal dan menghasilkan mahakaryanya, Monalisa. Film ini digarap dengan kekhasan anak-anak.

Film yang berasal dari Italia ini masih bisa bertahan di jajaran Box Office Korea Selatan dengan capaian pendapatan akhir pekan yang lalu mencapai angka US $166 ribu dari total penjualan 22 ribu tiket. Pendapatan itu akhirnya menggenapi pendapatan film yang dirilis sejak tanggal 26 April 2018 lalu ini menjadi US $375 ribu dari total penjualan 51 ribu tiket.

The Incredible Story of The Giant Pear

Satu lagi film animasi yang mendominasi Box Office Korea Selatan yakni The Incredible Story of the Giant Pear. Film ini menampilkan kehidupan yang ada di sebuah lokasi namanya Sunnytown yang indah dan damai. Sampai akhirnya suatu hari, Mitcho dan juga Sebastian menemukan sebuah pesan yang ada di dalam sebuah botol yang terdampar di pelabuhan.

Botol itu ternyata berasal dari Walikota Sunntown yang menyebutkan bahwa ia tengah berada di sebuah pulau misterius dan telah menemukan penemuan yang besar. Sejak saat itu lah, kehidupan tidak lagi sama.

Film dari Denmark ini pasalnya beredar di Korsel sejak tanggal 3 Mei lalu dan pada akhir pekan lalu mampu menjual sebanyak 38 ribu tiket dan totalnya memperoleh US $287 ribu.

Early Man

Tidak hanya berhenti di dua film animasi sebelumnya, ternyata Box Office Korsel juga didominasi oleh Early Man, sebuah film animasi gerak henti yang berasal dari Inggris ini. Film ini melesat sampai bisa menempati posisi ketiga jajaran puncak Box Office dengan cerita komedi olahraga beserjarahnya. Film ini bercerita tentang kehidupan manusia purba yang berlatar masa saat mamoth masih berjaya di bumi terutama tentang kehidupan Dug bersama dengan sukunya yang melawan musuh besar Lord Nooth guna menyelamatkan rumah mereka.

Film Early Man ini berhasil menjual 60 ribu buah tiket dan meraup pendapatan US $441 pad akhir pekan yang lalu.

Champion

Film yang digarap oleh Kim Yong Wa ini berkisah tentang Mark (Ma Dong Seok) yang merupakan tukang panco dan juga mimpi besarnya menjadi jawara. Jin Ki (Kwon Yool) merupakan seorang promotor dan ia juga bermimpi ingin mengubah nasibnya lewat Mark. Akan tetapi tiba-tiba Soo Jin (Hqn Ye Ri), saudari Mark dan anak-anaknya menghilang.

Film yang rilis pada 1 Mei lalu itu mampu menjual 440 ribu tiket dengan raihan pendapatan kotor sampai US $3,5 juta.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *