Kategori: Sports

Benarkah Pelatih Persib, Mario Gomez Mendapat Pinangan dari Klub Lain?

Mario Gomez merupakan pelatih Persib Bandung, yang berasal dari Argentina. Dengan usia yang sudah tidak muda lagi, karena telah menginjak usia 61 tahun Ia masih banyak ditawari untuk menjadi pelatih tim sepak bola nusantara ini. Meskipun kabar itu terdengar sayup – sayup, menurut Mario Gomez hal itu belum dipikirkan olehnya.

Konfirmasi dari Mario Gomez

Berikut ini adalah ungkapan yang dilontarkan oleh Mario Gomez perihal adanya tawaran atau pinangan dari klub sepak bola lainnya;

Hanya Isu?

Mario Gomez menuturkan bahwa adanya tawaran dan berita terkait dengan pinangan klublain, masih menjadi isu. Lebih lanjutnya Ia belum tahu, terlebih lagi dengan adanya berita pihak Bali United yang meminangnya sebagai pelatih untuk persiapan Liga 1 2019. Hal itu belum menjadi fokus utamanya untuk sekarang ini. Sehingga kabar tawaran dari klublain tidak bisa dipastikan. Jelasnya, hingga saat ini dirinya masih berada di klubnya saat ini.

Ingin Fokus pada Pertandingan Persib

Menjadi seorang pelatih tidaklah mudah. Seorang pelatih harus mampu membimbing dan membangun kedekatan dengan timnya. Salah satu penentu keberhasilan seorang pelatih ialah fokus atau berkonsentrasi terhadap pertandingan yang akan dihadapi timnya pada setiap laganya. Dalam menuju laga sebagai penentuan hasil kerja keras latihan, akan tampak pada permainan.  Hal itu sebenarnya menjadi tanggung jawab yang amat besar bagi sang pelatih, mengingat bahwa kemenangan adalah suatu tujuan utama.

Oleh karena itu Mario Gomez masih memfokuskan diri untuk mempersiapkan para pemainnya menghadapi laga terakhir melawan Barito Putera, pada tanggal 9 Desember 2018 dan laga Piala Indonesia 2018. Performa para pemainnya sedang dilatih untuk terus prima hingga nanti pada hari pertandingan Judi Casino Online dapat berlaga secara maksimal sesuai dengan perencanaan strategi yang dibangun.

Masih Memiliki Kontrak Kerja

Pekerjaan adalah suatu amanah atau tanggung jawab yang harus dilaksanakan apabila seseorang terebut sudah mengikat dirinya dengan suatu kontrak kerja. Kontrak kerja membuat catatan hitam di atas putih menjadi begitu tegas menjelaskan. Hal – hal apa saja yang menjadi aturan atau kebijakan harus dipatuhi. Begitu pula sejalan dengan pemikiran pelatih Persib Bandung, Mario Gomez.

Mantan asisten pelatih Inter Milan dan Valencia ini, juga mengatakan bahwa masih adanya kontrak satu tahun dengan pihak Persib Bandung. Ia juga menambahkan bahwa kontrak tersebut dapat sewaktu – waktu diperpanjang, mungkin bisa hingga dua tahun bekerja bersama Persib. Apabila terdapat pilihan untuk melatih klub sepak bola lain, maka Mario Gomez lebih ingin untuk bertahan pada tim Maung Bandung tersebut.

Mengenal Lebih Dekat

Selain itu ia juga memiliki alasan bahwa ia sudah mengetahui orang – orang Bandung. Meskipun baru satu tahun, berada bersama tim Persib Bandung memberikannya banyak sekali pembelajaran. Dan untuk memaksimalkan kinerjanya Ia perlu bertahan dan terus mempelajari strategi – strategi terbaik. Strategi tersebut ia akan tularkan kepada Maung Bandung, agar permainannya berkembang menjadi lebih baik.

Demikianlah uraian singkat mengenai Mario Gomez, pelatih tim Maung Bandung (Persib Bandung) tentang adanya pinangan dari klub sepak bola lain di tanah air. Konfimasi jawaban pelatih tersebut cukup bijaksana, ia tetap memberikan loyalitas kepada tim Persib. Kontrak kerja yang sedang diemban ingin ditunaikan dengan sebaik – baiknya, meskipun masih perlu pembenahan dan pembelajaran lebih baginya serta tim sepak bola Persib Bandung. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima Kasih.

Bonek Menggalang Koin Untuk Idola Mereka, Andik Vermansyah

Pendukung klub Persebaya Surabaya yang bernama Bonek, terus saja mengumpulkan koin untuk winger dari Timnas Indonesia, Andik Vermansyah. Upaya tersebut dilakukan mereka sebagai bentuk respons karena menejemen tak kunjung merekrut gelandang hebat 26 tahun tersebut. hal ini membuat Bonek tidak sabar dan akhirnya menggalang koin.

Siap Bantu Andik dikontrak Persebaya

Tubagus Dadang Kosasih yang berlaku sebagai coordinator Lapangan Bonek mengabarkan aksi galang koin itu sudah berlangsung selama kurang lebih 4 hari lamanya. Dan tidak tanggung-tanggung ia mengatakan bahwa aksi galang koin tersebut akan berlangsung sampai dengan Andik dikontrak resmi dengan Bajul Ijo. “Tujuan yang sebenarnya adalah karena manajemen sendiri masih simpang siur dengan keberadaan dari Andik. Apabila manajemen tidak sanggup untuk membiayai pemindahan Andik ke Persebaya Surabaya, maka teman-teman semua di sini sudah mulai penggalangan dana untuk Andik. Supaya bagaimana caranya, Persebaya mengontrak Andik,” ungkap Dadang dikutip dari CNN Indonesia pada hari Kamis (28/12) siang tadi.

“Tunjukkan kalau memang Andik itu adalah ikonnya Persebaya, jangan lah menejeman mengumbar janji saja. Harusnya mereka konsekuen. Apalagi Azrul Ananda (Dirut PT Persebaya Indonesia) ini kan, orang yang kita tahu Persebaya punya duit,” ungkapnya menambahkan.

Lebih lanjut lagi ia mengatakan bahwa dirinya tak tahu menahu soal jumlah koin yang mana sudah terkumpul sampai saat ini. Hal tersebut lantaran belum semuanya perwakilan dari Bonek yang ada di Jawa Timur memberikan kontribusi koinnya. “Belum semuanya dihitung karena seluruh Bonek di Jawa Timur sekarang masih proses mengumpulkan koin. Sejauh ini, pengumpulan koin masih dari seluruh Jawa Timur saja. Namun tak menutup kemungkinan bahwa ini akan jadi skala nasional,” imbuhnya sat disinggung soal jumlah koinnya.

Andik pun sampai saat ini memang masih belum menentukan masa depannya. Pemain yang mana dikenal dengan kecepatannya yang super itu masih saja menimbang tawaran dari beberapa klub asal Asia Tenggara yang pasalnya tertarik menggunakan keahlian dan jasanya. Pria dewa poker yang lahir di Jember itu dipastika bahwa tak akan berseragam Selangor FA pada tahun 2018 mendatang. Setelah 4 tahun dirinya memperkuat klub yang diberi julukna Raksasa Merah, kontrak Andik dikabarkan tak akan diperpanjang.

Sementara itu, pihak menejemen Persebaya Surabaya pun masih juga tarik-ulur mengenai rumor yang beredar ini. sebelumnya, menejemen Persebaya mengatakan bahwa salah satu kendala mendatangkan Andik adalah kendala sponsor yang dimiliki oleh pemain sayap dari Timnas Indonesia tersebut.

Tak Sabar Lihat Andik Berkostum Persebaya

sudah lama disampaikan oleh Bonek sejak lama. Keinginan mereka saat ini hanyalah melihat Andik Vermansyah kembali mengenakan kostum Persebaya. Dan harapan itu bisa terwujud jika transfer antara Andik dan juga agennya dengan menejemen dari Persebaya ini menemukan titik temu. Pasalnya sampai sekarang masih sjaa buntu.

Dorongan supaya menejemen Persebaya menyelesaikan transfer Andik ini pasalnya beredar di dunia maya. Dan Bonek nampaknya sudah tidak sabar lagi untuk melihat Andik kembali mengenakan nomor punggung 7 di klub Persebaya sesudah masa perantauannya selama kurang lebih 4 tahun di Selangor FA habis.

“Apa yang kini dikehendaki oleh mayoritas arek-arek Bonek yang menginginkan Andik itu wajar. Berapa pun nilai kontraknya. Arek-arek ingin Andik kembali mengenakan jersey Persebaya,” jelas Andie Peci, dedengkot Bonek. Apa yang disampaikan Peci ini lantas diamini oleh banyak anggota Bonek yang ingin Andik kembali.

 

Laga Amal Untuk Choirul Huda Bakal Bertabur Bintang Liga 1 Indonesia

Meninggalnya kiper andalan klub Persela Lamongan pada 15 Oktober 2017 memang masih menyisakan duka mendalam bagi sepakbola Indonesia. Benturan fatal dengan Ramon Rodriguez yang berujung kematian pria berusia 38 tahun itu membuat banyak orang kehilangan. Mengenang jasa luar biasa Huda untuk sepakbola Indonesia, manajemen Persela memutuskan untuk melangsungkan laga amal tepat satu bulan sejak kematian Huda.

 

Digelar di stadion Surajaya, Lamongan pada Rabu (15/11) hari ini, Persela bakal melawan Indonesia All Star. Tiga mantan punggawa timnas Indonesia yakni Ponaryo Astaman, Kurniawan Dwi Yulianto dan Bambang Pamungkas sudah memastikan diri untuk tampil dalam laga amal itu. Bahkan sejumlah petinggi PSSI juga akan hadir di Lamongan nanti sore. Nantinya skuad Indonesia All Star bakal diarsiteki pelatih Barito Putera, Jacksen F Tiago, seperti dilansir CNN Indonesia.

 

Beberapa pemain bintang sepakbola Indonesia yang sudah pasti turut serta adalah Andritany Ardhiyasa, Dian Agus Prasetyo, Ricardo Salampessy, Beny Wahyudi, Ruben Sanadi, Ahmad Bustomi, I Gede Sukadana, Stefano Lilipaly, Rizky Pora, Ramdani Lestaluhu, Andik Vermansyah, Boaz Solossa dan Irfan Bachdim. Menurut manajer Persela yakni Yunan Achmad, laga amal ini terselenggara berkat kerjasama antara Asosiasi Pemain judi bola Profesional Indonesia (APPI) dan PSSI serta Persela demi sebuah penghormatan untuk mendiang Huda.

 

Seluruh Tiket Ludes Terjual dan Untuk Keluarga Huda

 

Bertajuk Tribute Match Choirul Huda, laga amal ini sepertinya mengundang apresiasi tinggi dari masyarakat. Dikabarkan semua tiket sesuai kapasitas stadion Surajaya yakni 14 ribu lembar sudah terjual ludes sehari sebelum pertandingan. Panitia pelaksana mematok harga tiket bervariasi yakni ekonomi Rp 30.000, VIP Rp 55.000 dan VVIP Rp 75.000.

 

Atas belasan ribu yang sudah terjual semua, pihak Persela pun meminta maaf pada suporter yang tidak kebagian. Namun pihak panpel berjanji untuk memasang layar lebar di luar stadion agar warga Lamongan bisa menontonnya secara langsung bersama-sama. Dengan seluruh penjualan tiket akan diberikan kepada keluarga mendiang Huda, maka bisa dipastikan minimal Rp 420 juta akan disumbangkan langsung.

 

Akan Ada Lelang Jersey Choirul Huda

 

Menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada sang legenda pemain Persela, laga amal ini akan dimulai dengan lelang kostum alias jersey yang pernah dipakai oleh Huda. Sama seperti seluruh penjualan tiket yang akan diberikan, hasil lelang jersey Huda itu juga akan diberikan langsung ke keluarga mendiang Huda, seperti dilansir Antara.

 

“Niat pertandingan laga amal ini memang demi menghormati dan menghargai almarhum Choirul Huda. Mudah-mudahan di pertandingan nanti akan berjalan dengan aman dan sukses,” jelas Yunan. Senada dengan Yunan, pelatih Persela yakni Aji Santoso juga menyebut kalau pertandingan ini akan berlangsung seru. “Ada banyak pemain yang datang demi membantu keluarga almarhum. Ini merupakan momen langka karena dihadiri mantan pemain timnas, pemain timnas saat ini hingga pemain asing terbaik yang main di Liga 1 2017.”

 

Bukan hanya bintang veteran timnas Indonesia yang sudah dipastikan hadir, Persela juga bakal diperkuat oleh dua mantan pemainnya yakni Fabiano Beltrame dan Adisson Alves. Berbicara soal Huda, ayah dua orang anak ini memang bisa dibilang sangat setia untuk Lamongan. Sejak awal kariernya pada 1999 saat berumur 20 tahun, Huda hanya membela Persela selama 18 tahun lamanya. Huda sempat mencicipi menjadi punggawa timnas Indonesia pada medio 2013-2015. Semoga saja laga amal ini bisa membuat memori Huda terkenang selamanya.